Kamis, 02 Februari 2012

Maverick Pasarkan Parfum Untuk Pria Peselingkuh

Sebuah parfum unik diluncurkan sebuah klub striptease di Afrika Selatan. Sayang, tujuan peluncuran produk itu berorientasi tidak baik karena parfum yang diluncurkan ditujukan bagi para pria yang suka selingkuh agar perselingkuhannya tidak diketahui istri.

Seperti dilansir VIVAnews, klub malam Maverick yang berbasis di Cape Town, memproduksi parfum yang dapat memberi kesan kalau suami pulang tengah malam akibat lembur di kantor atau yang lainnya.

Ada tiga jenis parfum dan cologne yang diluncurkan dengan merek KNXV tersebut. Aroma yang ditawarkan di antaranya aroma 'kantor' dan aroma 'mobil mogok'. Aroma terakhir ini dibuat dari campuran aroma bahan bakar dan karet.

Satu botol parfum unik ini dijual 24 poundsterling atau sekitar Rp335 ribu per botol. Klub striptease di Cape Town mengklaim, wewangian mereka telah dipesan negara-negara dari Asia dan Eropa.

Pemilik klub, Shane Harrison berkata, "Pria tampaknya putus asa untuk berbohong," katanya seperti dikutip dari Metro. Selain dua aroma ini, ada pula aroma tradisional bagi pria yang berselingkuh.

Tapi, banyak juga kritikan terhadap parfum unik ini. Margy Bons dari Homefront Operation mengatakan, wewangian bukanlah berarti wanita tak dapat mengendus kecurangan pasangan. "Jika seorang suami pulang pukul satu dini hari, Saya tak peduli. Anda bisa memakai semua alibi yang ada dan kami akan mencari tahu semua alibi." ujarnya
Selengkapnya...

Sabtu, 28 Januari 2012

Bocah Israel Gigit Kepala Ular Hidup-hidup

Sebuah kisah mengerikan, namun menakjubkan, terjadi di Israel. Kisah ini sekaligus mengingatkan para orangtua agar jangan lengah dalam menjaga dan merawat anak.

Seperti dilansir Telegraph.com, Sabtu 28 Januari 2012, seorang bocah laki-laki berusia 13 bulan yang bermukim di Perkampungan Arab di Kota Shefa'Amr, Israel, kedapatan tengah mengunyah kepala seekor ular yang panjangnya 12 inchi (sekitar 30,48 cm). Apa yang dilakukan bocah bernama Imad Aleeyan ini memang menakjubkan, sekaligus mengerikan, karena si bocah baru memiliki enam gigi susu yang baru tumbuh.

Menurut Telegraph, ibu sang bayi. Ghadir Aleeyan, mengaku kalau saat peristiwa terjadi, ia sedang membuatkan susu untuk anaknya itu.

"Sebelum saya membuat susu itu, saya tidak melihat ada ular di sekitar anak saya, namun ketika susu sedang saya buat dan saya menoleh kepadanya, saya melihat ada ular di mulutnya," kata Ghadir.

Ghadir mengaku, ia sempat tak percaya pada apa yang dilihatnya, namun setelah yakin bahwa yang ada di mulut Imad memang ular, ia menjerit sekencang-kencangnya karena ngeri dan ketakutan.

Para tetangga yang mendengar jeritan Ghadir, bergegas mendatangi dan mereka juga kaget melihat apa yang terjadi.

"Kami melihatnya dengan jelas. Ya, sangat jelas. Ada ular di mulut bayi itu, dan ular itu sedang dikunyah. Sungguh menakutkan dan mengerikan," urai tante si bocah, Yasmin Shahin.

Warga segera berusaha mengeluarkan ular itu dari mulut Imad, dan kemudian membunuhnya. Kata mereka, ketika ular dikeluarkan dari mulut si bocah, ular itu masih hidup, meski kepalanya nyaris hancur karena dikunyah.

"Imad langsung menangis ketika kami mengambil ular itu dari mulutnya," imbuh Yasmin,

Imad langsung diperiksa untuk diketahui apakah ular itu sempat menggigitnya ataukah tidak, dan ternyata tidak. Dia juga dilarikan ke Rumah Sakit Rambam di Halifa untuk diketahui apakah ular yang dikunyahnya sempat mengeluarkan racun, namun ternyata juga tidak. Dokter yang merawat bocah itu mengonfirmasi kalau Imad baik-baik saja, meski dokter itu memastikan kalau ular yang dikunyah Imad merupakan jenis ular berbisa.

Hingga kini belum diketahui ular jenis apakah yang dikunyah bocah Israel itu, namun berdasarkan referensi dokter yang merawat bocah itu diketahui kalau ular tersebut merupakan jenis ular yang tidak aktif di musim dingin seperti yang berlangsung saat ini di Israel. Bahkan karena tak aktif, bisa yang dilepaskan ular itu saat menghadapi 'mangsa' juga berkurang. Itu sebabnya Imad baik-baik saja.
Selengkapnya...

Senin, 19 Desember 2011

Ciptakan Patung Makhluk Mitologi, Seniman Amerika Ditangkap

Hasil karya Enrique.
Makhluk-makhluk mitologi merupakan makhluk-makhluk yang belum tentu ada di muka bumi, kecuali dalam cerita atau dongeng. Siapa sangka, karena membuat patung makhluk seperti ini, seorang seniman di Miami, Amerika Serikat, harus berurusan dengan hukum.

Seperti dikutip dari DailyMail, Selasa 20 Desember 2011, seniman bernama Enrique Gomes De Molina itu membuat patung makhluk mitologi hibrida dengan "bahan baku" bagian-bagian tubuh hewan yang di antaranya sedang mengalami ancaman kepunahan, namun telah diawetkan. Bagian tubuh hewan-hewan itu didatangkan dari berbagai penjuru dunia, seperti Indonesia, Thailand, Filipina dan China. Bagian-bagian tubuh itu berasal dari jenis hewan trenggiling, ular cobra, burung enggang, babi, rusa, orang utan, burung pekakak Jawa, burung pekakak berkerah, kuskus, kancil, dan elang muda.


Dengan keahlian mematungnya, Enrique mengkompilasikan bagian-bagian tubuh hewan-hewan itu, seperti kaki, bulu, sayap, kepala, badan, dan sebagainya, sehingga membentuk patung hewan-hewan dalam wujud yang aneh-aneh, tak biasa, dan tak ditemukan dimana pun di muka Bumi ini. Kecuali, mungkin, dalam khayalan para penulis yang melibatkan hewan-hewan mitologi dalam ceritanya.

Akibat kreativitasnya yang "luar biasa" ini, Enrique ditangkap kepolisian Miami pada November 2011 lalu, dan akan disidang mulai 2 Maret 2012. Tuduhannya, mengimpor bagian-bagian tubuh hewan yang di antaranya terancam punah. Ia tak hanya terancam dibui selama lima tahun, namun terancam membayar denda sebesar US$250 ribu atau Rp2,2 miliar.

Enrique sendiri mengklaim kalau apa yang dilakukannya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan ancaman kepunahan beberapa spesies hewan.


"Kemustahilan karya membuat saya senang dan sedih pada saat yang bersamaan. Kesenangan berasal dari merasakan fantasi atas karya saya, dan kesedihan berasal dari fakta bahwa tindakan kita membuat punah beberapa jenis spesies ini," katanya.

Kepolisian Miami mengaku, Enrique ditangkap juga karena tidak memiliki izin untuk mengimpor bagain tubuh hewan-hewan yang digunakannya, sehingga perbuatan seniman itu dianggap ilegal. Apalagi karena Enrique juga meminta para "suplayer-nya" agar mengirimkan bagian-bagian tubuh yang ia pesan dengan dibungkus kertas karbon.

Sebelum ditangkap, Enrique sempat menawarkan patung "hewan-hewan" ajaibnya itu kepada publik dengan cara dipajang di galeri atau ditawarkan melalui internet. Harga patung dari bagian-bagian tubuh hewan yang diawetkan itu lumayan mahal, sekitar US$80 ribu atau Rp752 juta. Bahkan, beberapa karyanya dipajang di pameran Scope Art Fair. Dua karyanya yang paling kontroversial berhasil dijual dengan harga US$100 ribu atau Rp906 juta.
Selengkapnya...

Sabtu, 10 Desember 2011

Gara-gara iPhone Rusak, Skopec Ditangkap

Michael Alan Skopec.
Seorang pria berusia 48 tahun asal Illinois, Amerika Serikat, ditangkap pihak berwajib akibat mengeluhkan smartphone iPhone kesayangannya rusak. Yang jadi masalah, pria itu mengadukan kerusakan itu kepada 911.

Menurut juru bicara kantor keamanan Kendall County Sheriff, Michael Alan Skopec, pria tersebut, menghubungi 911 setidaknya 5 kali untuk menyampaikan keluhan seputar smartphone miliknya itu.

Dikutip VIVAnews dari PCWorld, kemarin, D. Lawson, salah satu petugas keamanan setempat akhirnya kesal dengan panggilan-panggilan yang dilakukan oleh Skopec hingga pukul 01.00.

Lawson akhirnya menyambangi Skopec di kediamannya di kawasan Bristol, untuk menelusuri apa yang sebenarnya terjadi.

Namun demikian, saat didatangi, Skopec menolak menerima kehadiran petugas keamanan tersebut. Akhirnya Skopec ditangkap dengan alasan “menolak bekerjasama dengan petugas berwajib”. Dari investigasi, ternyata Skopec diketahui mabuk saat terus menerus menghubungi 911.
Selengkapnya...

Gara-gara Game, Istri Nekat Jual Suami

Alysa dan suami.
Bermain video game memang banyak bahayanya. Terbukti, akibat suami terlalu banyak menghabiskan waktu untuk permainan itu, seorang istri di Utah, Amerika Serikat, memutuskan untuk menukar suaminya dengan pria yang lebih sedikit bermain game.

Alyse Baddley, 21 tahun, baru-baru ini memasang iklan di Craigslist untuk menjual suaminya setelah Kyle Baddley, 22 tahun, menghabiskan 3 hari non stop memainkan Call of Duty: Modern Warfare 3. Kyle mulai memainkan game tersebut sesaat setelah game itu diluncurkan pada 8 November lalu.

“Saya menjual suami berusia 22 tahun. Ia menikmati makan dan bermain video game sepanjang hari. Mudah dirawat, cukup memberi makan dan minum setiap 3 sampai 5 jam,” sebut Alyse Baddley dalam iklannya, seperti dikutip VIVAnews dari Digital Trends, kemarin.

Alyse menyebutkan, syarat lain bagi mereka yang ingin memiliki suaminya adalah punya akses internet dan ada ruangan untuk bermain game. “Saya lelah menunggu, jadi ia tersedia secara cuma-cuma bagi pemilik rumah yang tepat. Jika punya pengganti yang layak, ia juga bisa ditukar,” sebut Alyse.

Kyle sendiri baru saja dibeba tugaskan dari militer AS akibat cidera punggung yang ia derita saat bertugas di Afghanistan. Ternyata ia menggunakan game tersebut agar tetap bisa berhubungan dengan rekan-rekannya yang masih bertugas di luar negeri.

Setelah iklan ditayangkan, banyak penawaran yang masuk kepada Alyse. Ada yang menawarkan untuk ditukar dengan sekantung cokelat, sampai ditukar dengan lelaki yang lebih memilih membaca buku dibandingkan bermain video game. Saking prihatin, bahkan ada pula yang menawarkan konsultasi pernikahan gratis pada Alyse dan Kyle.

Untungnya, setelah mengetahui bahwa sang istri mengiklankan dirinya di Internet, Kyle mulai mengurangi jumlah waktu yang ia habiskan di Modern Warfare 3 tiap harinya. Kini pasangan tersebut sedang bertamasya ke Florida untuk menghabiskan liburan dengan teman-teman dan keluarga.

Bukan sekali ini saja Call of Duty: Modern Warfare 3 menghadirkan kekacauan. Saat peluncuran game terlaris sepanjang sejarah itu, seorang pria sempat mengancam untuk meledakkan gerai toko Best Buy dan kembali ke toko untuk menembak para karyawannya karena toko tersebut kehabisan kopi game yang bersangkutan.

Insiden lain, di Eropa, perampok menguras sebuah toko dan mencuri ribuan kopi game tersebut yang setelah dihitung-hitung, nilai kerugiannya mencapai lebih dari US$1 juta.
Selengkapnya...

Kamis, 08 Desember 2011

Gara-gara Ngasih Makan Bebek, Seorang Nenek Diadili

Claire Butcher.
Apa yang dilakukan Claire Butcher, warga kota Lynn, Massachuset, Amerika Serikat, sebenarnya mulia dan sama sekali tak salah, yakni memberi makan bebek. Namun perbuatannya itu justru membuat nenek berusia 80 tahun itu harus berurusan dengan pengadilan dan diancam hukuman maksimal 30 tahun penjara!

Menurut DailyMail, Kamis (8/12/2011), kota tempat tinggal Claire memang melarang setiap warganya memberi makan kepada unggas, termasuk bebek. Alasannya, kedatangan hewan-hewan itu hanya akan menyebabkan masalah besar mengingat unggas kerap meninggalkan kotoran, sehingga lingkungan menjadi tidak sehat.

Claire dikenal sebagai seorang nenek yang baik dan penyayang binatang. Sebelum diadili, pada 2009 lalu dia telah pernah diperingatkan oleh pejabat di kotanya agar tidak memberi makan kepada unggas, namun agaknya Claire mengabaikan peringatan itu. Dia bahkan menolak membayar denda.

"Aku memberi makan bebek-bebek itu karena mereka bukan milik Kota Lynn, melainkan milik Tuhan," ujar Claire saat disidang.

Pemerintah Kota Lynn tampaknya tidak berubah pikiran ketika mendengar alasan Claire. Mereka tetap jengkel dengan adanya kotoran-kotoran hewan unggas yang muncul di kolam hias dan taman-taman kota.

"Kau dapat melihat betapa menjijikannya kota ini dan berapa hewan yang ada di sini. Ini semua adalah kelakuan dari Claire Butcher," ujar Pengacara Pemerintah Kota Lynn, Vincent Pheland.


Pemerintah setempat juga sudah lelah akan segala bentuk alasan yang diutarakan oleh Claire. Warga juga semakin tidak nyaman melihat lingkungan kota yang dipenuhi oleh kotoran bebek dan unggas lainnya
Selengkapnya...

Template by:

Free Blog Templates

host gator coupons